Judul

Senin, 11 Juli 2011

Download Avira Premium Security Suite Plus License

Avira premium security suiteAvira AntiVir mungkin sudah Anda kenal dengan cukup baik. Mungkin beberapa dari Anda mengandalkan antivirus ini untuk melindungi komputer dari serangan virus. Sebagian besar dari Anda pengguna antivirus ini mungkin masih menggunakan Avira AntiVir Personal yang merupakan freeware. Meskipun merupakan sebuah freeware, Avira AntiVir Personal tidak kalah ampuhnya dalam hal membasmi virus.
Selain versi freeware, Avira juga memiliki anti virus versi berbayar, salah satunya Avira Premium Security Suite. Tentu saja Avira Premium Security Suite memili fitur yang lebih banyak yang tidak dimilki oleh Avira AntiVir Personal. Fitur-fitur tersebut diantaranya:
  • AntiPhishing perlindungi terhadap pishing
  • AntiVir ProActive yang mampu mendeteksi virus yang belum diketahui melalui pola prilaku virus tersebut.
  • WebGuard yang melindungi komputer dari website yang berbahaya
  • RescueSystem untuk membuat rescue CD yang bersifat bootable
  • AntiDrive-by yang mencegah pengunduhan virus pada saat mengakses internet
  • MailGuard untuk melindungi email
  • GenericRepair yang mampu memperbaiki komputer dengan cepat dan memperbaiki masalah secara otomatis
  • serta masih banyak fitur lainnya yang bisa Anda lihat selengkapnya pada halaman produk Avira Premium Security Suite
Jika Anda tertarik untuk mencoba Avira Premium Security Suite, Anda bisa mencoba versi trialnya selama 30 hari. Namun, jika Anda merasa waktu trial 30 hari tidak cukup, Anda bisa mendapatkan license Avira Premium Security Suite selama 3 bulan (90 hari) secara gratis. Bagaimana? Tertarik? Berikut cara mendapatkan Avira Premium Security Suite plus License selama 90 hari secara gratis:
  1. Pertama silahkan menuju ke halaman Avira Premium Security Suite Promo License
  2. Pada halaman tersebut lengkapi form yang disediakan dengan Salutation, nama depan, nama belakang, alamat email, negara, dan security code sesuai dengan gambar yang disediakan. Setelah lengkap klik tombol Request License Now.
  3. Form Registrasi
    Klik gambar untuk memperbesar
  4. Jika data yang Anda masukkan benar maka pada halaman selanjutnya Anda akan melihat adanya sebuah pesan memberitahukan bahwa akun telah sukses dibuat. Selanjutnya klik tombol License Overview pada halaman tersebut untuk melihat detail license Anda.
  5. Account Success
    Klik gambar untuk memperbesar
  6. Di halaman selanjutnya Anda akan melihat detail license Avira Premium Security Suite Anda. Pada halaman tersebut Anda juga menemukan link download license key dan link download setup Avira Premium Security Suite. Download kedua file tersebut.
  7. License Key
    Klik gambar untuk memperbesar
Cara meng-import license key Avira Premium Security Suite
Agar Avira Premium Security Suite dapat digunakan selama 90 hari, Anda membutuhkan file license key yang bisa Anda download pada halaman license overview yang saya sebutkan diatas tadi. Nama fie tersebut adalah HBEDV.KEY. Untuk meng-import file ini ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Jalankan setup Avira Premium Security Suite dan ikuti wizard yang muncul dengan mengklik Next.
  2. Pada jendela wizard yang ketiga (ke-3), Anda akan diminta memasukkan key dari Avira Premium Security Suite. Untuk itu, klik pada tulisan hbedv.key (lihat gambar) untuk mengimport license key yang telah Anda download tadi.
  3. Import License Key
  4. Selanjutnya, pada jendela open pilih file HBEDV.KEY yang telah disimpan.
  5. Lokasi Key
  6. Apabila sukses maka akan muncul jendela license information seperti pada gambar di bawah. Klik next untuk melajutkan.
  7. Key Valid
  8. Tunggu hingga proses etup selesai dan restart komputer.
Bagaimana? Cukup mudah bukan mendapatkan Avira Premium Security Suite plus license selama 90 hari beserta cara setupnya? Semoga bermanfaat.

Download Tema Windows 7 Transformers 3

Tema Windows 7 Transformers 3Seperti sebelumnya, ketika ada beberapa file terkenal mulai diputar di bisokop, sebuah theme Windows 7 tentang film tersebut akan muncul. Misalnya seperti beberapa tema Windows 7 yang saya posting sebelunya, yaitu: Tema Windows 7 Harry Potter, Theme Windows 7 Avatar dan Tema Windows 7 Iron Man. Kali ini, bagi Anda penggemar film The Transformer, Anda patut bergembira karena tema Windows 7 Transformer 3 (Dark of The Moon) telah bisa di download dan bisa digunakan untuk menghisasi desktop Windows 7 Anda.
Tema Windows 7 ini memiliki 10 buah wallpaper dengan resolusi yang cukup besar yaitu 1920 x 1200 pixels. Wallpaper-wallpaper tersebut diambil dari beberapa scene dalam film Transformer 3 dan berisi beberapa tokoh dari film tersebut, diantarnya: BumbleBee, Optimus Prime, Sam Witwicky, Carry Miller, Shockwave, serta beberapa tokoh lainnya. Theme ini akan mengubah desktop border color menjadi biru. Saya menyukai hal ini, karena kebetulan warna favorit saya adalah biru.
Sam WitWicky - Transformers 3
Klik gambar untuk memperbesar
BumbleBee-Transformers 3
Click gambar untuk memperbesar
Optimus Prime - Transformers 3
Klik gambar untuk memperbesar
Shockwave-Transformers 3
Click gambar untuk memperbesar
Sound scheme yang digunakan adalah sound scheme default Windows 7. Sayangnya theme Windows 7 ini tidak disertai dengan sebuah screen saver Transformers 3 hanya sebuah blank screen saver digunakan. Mungkin Anda bisa mencari screen saver Transformer 3 sendiri agar tema Windows 7 ini semakain bagus.
Tertarik untuk menggunakan Tema Windows 7 Transformer 3 (Dark of The Moon) ini sebagai theme Windows 7 Anda. Silahkan download melalui link di bawah.

Download Tema Windows 7 Transformer 3 (Dark of The Moon)

Download Mozilla Firefox 5.0 Final

Mozilla Firefox 3.6.9Seperti yang kita ketahui, Mozilla Firefox tampil dengan antarmuka (interface) baru sejak versi 4. Banyak sekali perubahan penampilan yang bisa kita lihat pada Firefox 4. Misalnya Tab yang bisa diletakkan ke atas, menu bar yang mirip dengan Opera 10 dan masih banyak lagi perubahan lainnya. Belum lama Mozilla Firefox 4 dirilis, kini telah hadir Firefox versi terbaru yaitu Mozilla Firefox 5.0. Versi terbaru ini muncul setelah Mozilla merilis 7 versi beta dari firefox 5.0.
Pada Mozilla Firefox 5.0 ini tidak ada perubahan penampilan yang bisa Anda lihat. Antarmuka Firefox 5.0 masih sama dengan Firefox 4.0. Firefox versi terbaru ini hanya menawarkan peningkatan kestabilan dan beberapa peningkatan lainnya. Jadi, jika Anda tertarik untuk menggunakan Mozilla Firefox 5.0 ini Anda bisa mendownloadnya melalui website resmi Mozilla. Firefox 5.0 tersedia untuk beberapa operating system yaitu Windows, linux dan Mac. Download Mozilla Firefox 5.0 Final melalui link dibawah.
Download Mozilla Firefox 5.0

Rabu, 03 November 2010

Memperbaiki File ZIP dan Microsoft Office yang Rusak

DiskInternals ZIP RepairFile dalam format ZIP begitu populer digunakan oleh pengguna komputer untuk mengkompresi dokumen agar ukurannya lebih kecil. Anda mungkin sering mendownload file dari internet yang berupa file ZIP. Namun, kadang-kadang, Anda menemukan jika sebuah file ZIP yang telah Anda download tadi rusak atau corrupt. Hal ini tentu cukup membuat jengkel. Apalagi jika file yang di download berukuran besar yang tentu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendownloadnya. Mendownloadnya kembali tentu memakan waktu yang tidak sedikit. Lalu bagaimana solusinya?
Anda bisa memperbaiki file ZIP yang rusak tersebut dengan menggunakan sebuah software. Salah satu software yang bisa digunakan untuk memperbaiki file ZIP yang rusak adalah ZIP Repair dari DiskInternals. Selain bisa digunakan untuk memperbaiki file ZIP yang rusak atau corrupt, DiskInternals ZIP Repair ini juga bisa digunakan untuk memperbaiki file Microsoft Office yang rusak. Jika Anda mempunyai file Ms. Office (Word, Excel, atau PowerPoint) yang rusak, Anda bisa mencoba software ini.
Cara menggunakan DiskInternals ZIP Repair cukup mudah. DiskInternals ZIP Repair akan memperbaiki file ZIP atau Microsoft Office yang rusak dalam bentuk Wizard. Setelah selesai menginstall software ini, jalankan DiskInternals ZIP Repair. Pada jendela pertama klik tombol Next.

Memperbaiki File ZIP - Step 1
Klik gambar untuk memperbesar

Selanjutnya, pilih file ZIP atau Ms. Office yang akan diperbaiki dengan mengklik tombol Browse di bawah input Corrupted File. Setelah itu, software ini akan secara otomatis menentukan lokasi dan nama file hasil repair. Namun, Anda bisa juga menentukan sendiri lokasi dan nama file hasil repair dengan mengklik tombol Browser di bawah input Repaired File. Klik Next untuk melajutkan.
Memperbaiki File ZIP - Step 2
Klik gambar untuk memperbesar

Dijendela selanjutnya, Anda bisa melihat isi dari file ZIP yang akan diperbaiki. Untuk melajutkan klik Next.
Memperbaiki File ZIP - Step 3
Klik gambar untuk memperbesar

Terakhir klik tombol Finish untuk mulai proses repair. Sebelum mengklik tombol Finish, Anda bisa juga memberikan tanda cek (rumput) pada opsi Open the archive when the wizard is closed. Opsi ini berfungsi agar file hasil repair dibuka secara otomatis setelah proses repair selesai.
Memperbaiki File ZIP - Step 4
Klik gambar untuk memperbesar

Sampai disini proses memperbaiki file ZIP atau Microsoft Office yang rusak dengan DiskInternals ZIP Repair telah selesai. Anda dapat menggunakan software ini pada Windows XP, Windows Vista dan Windows 7. Versi Microsoft Office yang didukung hanya Microsoft Office 2007. Tertarik untuk mencoba DiskInternals ZIP Repair? Silahkan download melalui link di bawah:
Download DiskInternals ZIP Repair

Mencegah User Menginstall Program

Mungkin banyak dari Anda yang menggunakan satu komputer untuk beberapa orang, seperti komputer warnet, kantor ataupun sekolah. Kadang-kadang Anda yang merupakan adminstartor komputer tersebut sedikit kesal dengan user lain yang seenaknya menginstall program pada komputer tersebut. Timbul keinginana untuk menonaktifkan fungsi install program pada komputer tersebut. Lalu, bagaimana caranya agar user tidak bisa menginstall program pada sebuah komputer?
Ada sebuah cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah seorang user melakukan instalasi program pada sebuah komputer. Cara tersebuat adalah dengan memblokir Windows Installer atau yang dikenal dengan Microsoft Installer. Executable file dari program ini adalah msiexec.exe. Namun, perlu saya garis bawahi cara ini hanya mampu mencegah user untuk tidak menginstall program yang installernya berekstensi .msi. Jika setupnya mempunyai ekstensi .exe kemungkinan besar masih bisa dijalankan. Tips ini bisa Anda gunakan di Windows XP, Windows Vista maupun Windows 7.

Cara agar user tidak bisa menginstall program adalah dengan memblokir Windows Installer melalui group policy editor. Berikut langkah-langkahnya:
  1. Klik Start » Run. Ketik “gpedit.msc” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter untuk membuka Group Policy Editor.
  2. Pada jendela Group Policy Editor, bukalah Computer Configuration » Administrative Templates » Windows Components » Windows Installer.
  3. Di sisi jendela sebelah kanan, klik dua kali (double click) Disable Windows Installer.
  4. Group Policy Editor
  5. Pada jendela Disable Windows Installer, pilih opsi Enable kemudian pilih Always pada Disable Windows Installer dropdown box yang disediakan.
  6. Disable Windows Installer
  7. Klik OK untuk menyimpan perubahan dan menutup jendela Setting.
Kini cobalah untuk menjalankan installer atau setup program yang berekstensi .msi untuk memeriksa apakah setting bekerja. Jika muncul sebuah dialog seperti gambar di bawah ini, berarti Anda telah sukses memblokir Windows Installer.
Dialog windows installer telah diblok
Namun, jika setup program masih berjalan, coba periksa lagi setting tadi dan pastikan semuanya telah sama dengan tutorial yang saya berikan.
Sekian tips untuk mencegah user melakuakn instalasi program atau memblokir Windows Installer. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

Minggu, 26 September 2010

Merubah Tombol Shut Down pada Start Menu Windows 7

Tombol Shut DownSeperti yang di tulis pada artikel Yang Baru dari windows 7 bahwa terdapat beberapa antara perbedaan Windows 7 dengan windows XP atau Vista. Salah satu perbedaan tersebut adalah diletakkanya sebuah tombol Shut Down pada Start Menu Windows 7 yang bisa langsung diklik. Berbeda pada Windows Vista yang mana tombol shut down merupakan sebuah submenu. Ataupun Windows XPyang setelah tombol Shut Down Anda klik akan muncul lagi sebuah dialog. Penempatan tombol shut down pada start menu windows 7 tersebut memberikan kemampuan untuk kita agar bisa melakukan shut down komputer dengan singkat. Dengan sekali klik komputer sudah bisa di matikan.
Shut Down pada Start Menu Windows 7
Namun, bisakah kita merubah tombol shut down di Start menu Windows 7 ini dengan tombol yang lainnya. Misalkan dengan tombol restart, log off atau yang lainnya. Jawabannya bisa. Anda dengan mudah dapat mengganti tombol shut down di Start menu Windows 7 ini dengan tombol yang lainnya. Dengan beberapa langkah tombol Shut Down tersebut bisa Anda rubah menjadi tombol restart, log off atau yang lainnya. Untuk itu, ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Klik kanan di area kosong Start Menu atau taskbar Windows 7 Anda. Kemudian pilih Properties
  2. Menu Properties pada Start Menu
  3. Pada jendela Start Menu Properties, klik tab Start Menu yang ad pada bagian atas jendela.
  4. Di area tab Start Menu tersebut, carilah tulisan “Power button action”. Kemudian klik pada Dop Down menu yang ada disebalahnya.
  5. Pada menu drop down tersebut terdapat beberapa pilihan yaitu Switch User, Log Off, Lock, Restart, Sleep, Hibernate, dan Shut Down.
  6. Taskbar Properties
  7. Pilihlah salah satu dari pilihan-pilihan yang diberikan oleh drop down menu tadi. Pilihan tersebutlah yang menentukan tombol manan yang akan muncul sebagai tombol power defaut pada Start Menu. Mislahkan jika Anda ingin tombol Restart untuk menggantikan tombol Shut Down tadi, pilihlah Restart.
  8. Jika sudah, klik tombol OK untuk menyimpan setting dan sekaligus menutup jendela Start Menu Properties.
Tombol Restart pada Start Menu Windows 7
Kini cobalah mengklik Start Menu Anda. Lihat apakah tombol Shut Down yang semula ada disana sudah terganti dengan tombol yang telah Anda pilih? Jika sudah, selamat Anda telah berhasil merubah tombol Shut Down pada Start Menu windows 7 Anda. Sekian tips singkat untuk mengganti tombol shut down pada Start Menu Windows 7. Semoga bermanfaat!

Cara Memindahkan Folder My Documents pada Windows 7

Cara memindahkan lokasi folder My Document pada Windows 7 saya rasa hampir sama dengan cara memindahkan lokasi My Documents pada Windows XP. Mungkin karena pada Windows 7 letak folder My Documents sedikit berbeda dengan Windows XP membuat beberapa pengguna agak bingung. Folder My Documents di Windows 7 agak dikaburkan dengan adanya folder Documents pada Libraries. Folder Documents dalam Libraries bukanlah folder My Documents seperti pada Windows XP. Folder Documents tersebut berisi subfolder lagi yaitu My Documents dan Public Documents. My Documents ini adalah folder private dari user sedangkan Public Documents adalah folder sharing seperti Shared Documents pada Windows XP. Jadi yang bisa dipindahkan lokasinya adalah folder My Documents, bukan folder Documents.
Untuk memindahkan lokasi folder My Documents pada Windows 7, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan yaitu sebagai berikut:
  1. Buka My Computer. Buatlah sebuah folder, yang akan Anda gunakan sebagi lokasi baru dari folder My Documents. Misalkan folder tersebut, saya buat di Drive E:, dengan nama Dokumen Saya.
  2. Buat Folder Baru
  3. Setelah selesai membuat folder baru, sekarang expand Libraries dengan meklik tanda panah di panel tree view Windows Explorer. Kemudian expand juga Documents. Pada folder Documents tersebut terdapat 2 buah subfolder yaitu My Documents dan Public Documents. Klik kanan folder My Documents dan pilih Properties.
  4. Konteks Menu My Documents
  5. Pada jendela properties, klik tab Location. Kemudian klik tombol Move untuk memindahkan lokasi folder My Documents.
  6. My Documents Properties
  7. Setelah itu akan muncul jendela Select Destination, pilih folder yang akan akan Anda jadikan folder My Documents Anda. Dalam contoh saya diatas tadi folder tersebut berada di drive E: dengan nama Dokumen Saya. Jadi bukalan drive E: dan pilih folder Dokumen Saya dengan sekali klik. Setelah itu, klik tombol Select Folder.
  8. Pilih Lokasi Baru My Documents
  9. Kemudian, kembali lagi ke jendela My Documents Properties. Klik tombol OK untuk menyimpan setting. dan sebuah pesan akan muncul, klik Yes pada pesan tersebut dan folder lokasi My Documents Anda akan mulai dipindahkan.
  10. Kotak Pesan Move
Kini lokasi folder My Documents telah pindah ke folder yang Anda inginkan. Namun, Anda masih tetap bisa membukanya melalui Start Menu » Documents ataupun melalui Windows Explorer yaitu pada folder Libraries » Documents » My Documents.
Sekian tips cara memindahkan folder My Documents pada Windows 7. Tutorial ini hampir mirip dengan cara memindahkan folder My Documents di Windows XP atau Vista. Mungkin sedikit berbeda pada path My Documents.

Menghentikan Lebih dari Satu Proses dengan Sekali Klik

Seperti yang kita ketahui untuk membunuh atau menghentikan proses yang berjalan pada komputer kita sering menggunakan Task Manager. Namun, sedikit kekurangan dari task manager adalah Task Manager tidak mampu membunuh lebih dari satu proses dalam waktu yang bersamaan atau dengan sekali klik. Bagaimana jika Anda mau menghentikan lebih dari satu proses secara bersamaan? Sebelumnya sudah pernah saya bahas satu cara untuk membunuh lebih dari satu proses secara bersamaan menggunakan command prompt, yaitu melalui artikel membunuh proses melalui command prompt. Namun, mungkin banyak dari Anda belum begitu familiar menggunakan command prompt. Lalu apa solusinya?
Untuk membunuh atau menghentikan lebih dari satu proses secara bersamaan dengan sekali klik, Anda bisa menggunakan bantuan sebuah software. Software komputer yang satu ini bernama KillProcess. Software ini fungsinya mirip dengan Task Manager yaitu untuk memanajemen aplikasi dan proses yang berjalan pada komputer. Namun, software ini mempunyai kelebihan dari Task Manager. Seperti yang saya sebutkan diatas, KillProcess mampu membunuh lebih dari satu proses secara bersamaan dengan hanya satu kali klik. Untuk memilih lebih dari satu proses pada daftar tekan tombol Ctrl pada keyboard dan pilih proses yang ingin dihentikan dengan mengklik pada nama proses. Untuk menghentikannya klik kanan dan pilih Kill Process atau tekan tombol Del pada keyboard.
KillProcess
Selain itu, KillProcess juga bisa digunakan untuk menghentikan proses yang termasuk system process yang di-protect. Biasanya proses yang termasuk protected system process susah dihentikan apabila menggunakan Task Manager. Softwar eini bisa Anda manfaatkan untuk membunuh porses virus yang biasanya mempunyai lebih dari satu proses yang berjalan di Windows. Dan proses-proses virus tersebut biasanya saling terkait. Jika, salah satu proses dihentikan, maka proses tersebut akan dipanggil kembali oleh proses yang lain. Oleh sebab itu, proses-proses virus tersebut mesti dihentikan secara bersamaan.
Tertarik untuk mencoba KillProcess agar Anda bisa membunuh lebih dari satu proses secara bersamaan dengan hanya satu kali klik? Silahkan download KillProcess melalui link di bawah. Selamat mencoba!
Download KillProcess

Cara Mematikan Automatic Update di Windows 7

Mengenai Automatic Update Windows 7. Windows 7 dan versi Windows lainnya dilengkapi dengan fitur Automatic Update atau Update Otomatis. Hal ini memudahkan pengguna untuk mengetahui dan mendownload update Windows secara otomatis. Namun, ada beberapa user termasuk salah satu dari Anda yang kurang suka jika Automatik Update ini aktif dan ingin mematikkannya. Pada artikel komputer kali ini, saya ingin membahas cara menonaktifkan Automatic Update pada Windows 7. Namun, mematikan fitur Update Otomatis ini tidak saya rekomendasikan bagi Anda. Tutorial ini hanya saya sarankan jika Anda memang benar-benar ingin mematikan fitur Automatic Update secara penuh ataupun secara sebagian. Untuk mematikan fitur Automatic Update pada Windows 7, ada beberapa langkah yang mseti Anda lakukan, langkah-langkah tersebut sebagai berikut:
  1. Buka jendela Windows Update dengan mengklik Start » All Programs »: Automatic Update.
  2. Start Menu - Automatic Update
  3. Selain cara tadi, Anda juga bisa membuka jendela Windows Update melalui jendela Control Panel. Pada Contorl Panel klik System and Security.
  4. Control Panel - System and Security
  5. Setelah itu, di jendela selanjutnya, klik Windows Update
  6. Control Panel - Windows Update
  7. Pada jendela Windows Update, klik Change Setting disebelah kiri jendela.
  8. Menu Setting Automatic Update
  9. Selanjutnya di jendela setting, pilih salah satu pengaturan yang Anda inginkan melalui dropdown box yang disediakan. Anda mempunyai 4 (empat) pilihan disana, yaitu:
    • Install update automatically (recommended). Pilihan ini akan mengatur Windows agar mendownload dan menginstall update secara otomatis. Dengan kata lain, jika Anda memilih opsi ini maka Automatic Update masih tetap aktif. Jadi karena tujuan kita adalah mematikan Automatic Update, maka pilih ini tidak usah Anda pilih.
    • Download update but let me choose whether to install them. Opsi ini akan mengatur Windows agar mendownload update secara otomatis, namun tidak akan menginstallnya secara otomatis. Anda bisa saja menginstall update tersebut ataupun tidak.
    • Check for update but let me choose whether to download and install them. Opsi ini akan mengatur Windows agar hanya memeriksa update, namun tidak mendownload dan menginstall update tersebut. Jadi Anda hanya akan mendapat notifikasi tentang update yang ada. Anda bisa mendownload ataupun menginstallnya sesuai dengan keinginan Anda.
    • Never check for update (not recommended). Opsi ini akan mematikan Automatic Update secara penuh. Windows tidak akan memeriksa update yang ada ataupun mendownload dan menginstall update tersebut.
    Setting Automatic Update di Windows 7
    Silahkan Anda pilih salah satu opsi yang ada anatar opsi 2, 3, dan 4 sesuai dengan selera Anda. Namun, sebagai informasi, saya memilih opsi yang ke-3 Check for update but let me choose whether to download and install them. Kenapa? Karena opsi ini memberikan informasi kepada saya tentang update dari Microsoft. Namun, saya bisa menentukan sendiri anatara mendownload dan melakukan update atau tidak melakukan update sama sekali. Apabila ada sebuah update terbaru, maka Windows Update akan memberikan notifikasi pada try icon dan bila jendela Windows Update terbuka akan terlihat, jumlah dan ukuran file update yang mesti di download dan di install.
    Notifikasi Automatic Update
  10. Dibawah dropdown box tadi, Anda akan melihat 2 buah check box. Checkbox yang pertama bertuliskan Give me recommended update the same way I receive important updates. Pilihan ini berfungsi untuk memberikan update yang direkomendasikan oleh Microsoft. Namun buka impotant update. Opsi hanya berpengaruh jika Anda memilih opsi 1, 2 dan 3 pada langkah ke 4 tadi.Sedangkan checkbox yang kedua (Allow all users to install updates on this computer) berfungsi untuk memberikan ijin kepada user lain baik yang berstatus adminstrator atau bukan untuk menginstall update. Berikan tanda cek (rumput) jika Anda memeberikan ijin kepada user lain untuk mengisntall update.Setting Automatic Update 2
  11. Jika semua pengaturan sudah selesai, klik tombol OK yang ada dibawah jendela Windows Update ini untuk menyimpan pengaturan.
Semua pengaturan untuk mematikan automatic update pada Windows 7 telah selesai samapai disini. Jika Anda ingin mengaktifkan lagi fitur update otomatis ini, lakuakan langkah-langkah yang sama. Namun, pada langkah ke-4 pilih opsi satu.
Sekian tutorial cara mematikan fitu Automatic Update pada Windows 7. Semoga bermanfaat!
Cara merubah font Windows 7 langkah-langkahnya hampir sama dengan cara merubah ukuran font windows 7 tersebut. Ok. Biar artikelnya tidak terlalu panjang, langsung saja saya berikan caranya. Berikut cara mengganti atau merubah font Windows 7:
  1. Klik kanan pada area kosong di Desktop dan pilih menu Personalize.
  2. menu personalize
  3. Pada jendela Personalize klik tulisan Windows Color yang berada pada bagian bawah jendela.
  4. windows color
  5. Kemudian di jendela Windows Color, klik tulisan Advanced appearance settings untuk mengakses jendela Windows Appearance. Di jendela Windows Appearance inilah pengaturan Font Windows 7 berada.
  6. advanced appearance settings
  7. Untuk merubah font, pilih item yang ingin Anda rubah jenis fontnya melalui Item dropdownbox. Kemudian pilih jenis font melalui Font dropdownbox. Misalkan Anda mau merubah jenis font pada teks icon. Pilih Icon pada item kemudian ganti fontnya melalui dropdownbox Font. Tekahir klik Apply untuk menerapkan font baru pada item terpilih.
  8. windows appearance
Cara merubah jenis Font Windows 7 telah selesai sampai disini. Untuk mengganti font untuk item yang lain, seperti Title Bar, Menu, Message Box dan lain-lain, Anda tinggal memilihnya melalui Item dropdownbox yang disediakan, kemudian pilih Font yang diinginkan.
Sekian tutorial singkat cara mengganti atau merubah jenis font pada Windows 7. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Cara Membuat System Image Windows 7

Beberapa hari yang lalu saya memposting artikel tentang cara membuat CD Repair (System Repair Disc) Windows 7. CD Repair Windows 7 ini bisa Anda gunakan untuk memperbaiki Windows 7 Anda yang mengalami gagal masalah, misalnya gagal start. Salah satu opsi atau tool yang ada pada system recovery disc tersebut adalah System Image Recovery. Dengan tool ini, Anda dapat melakukan recovery dengan sebuah system image dari Widows 7 Anda. Pada artikel tersebut, saya juga berjanji akan membahas tutorial cara membuat system image di Windows 7. Nah, pada artikel kalai ini, saya aan membahas tutorial langkah demi langkah membuat sebuh system image Windows 7.
Sebelum membuat system image dari Windows, Anda mesti menyiapkan sebuah partisi yang paing tidak sama dengan ukuran partisi Windows Anda. Bahkan kalau bisa lebih besar. Dan kalau bisa pula, disk yang dijadikan tempat penyimapan image Windows tidak satu physical drive atau satu hardware dengan hard disk tempat instalasi windows. Hal ini bertujuan agar apabila hard disk tempat instalasi Windows mengalami kerusakan maka Anda masih mempunyai sebuah hard disk yang berisi system image.
Selain menggunakan hard disk, Anda juga bisa menggunakan media DVD sebagi tempat penyimpanan system image Anda. Namun, jumlah media DVD yang Anda butuhkan mungkin lebih dari 1 DVD. Tergantung ukuran instalasi Windows 7 Anda.
Apabila, Anda sudah menyiapkan sebuah partisi atau sebuah disk khusus sebagai media penyimpanan image, berikut langkah-langkah membuat system image Windows 7:
  1. Buka Control Panel. Pada jendela Control Panel, perhatikan pada item System and Security. Di item tersebut ada sebuah tulisan Back up your computer. Klik pada tulisan Back up your computer tersebut.
  2. Control Panel - Backup Computer
  3. Di jendela selanjutnya, pada sisi jendela sebelah kiri, klik menu Create a System Image
  4. Menu - Create System Image
  5. Setelah itu akan muncul jendela Create System Image. Pada jendela tersebut, tandai pilihan On a hard disk karena kita akan menggunakan sebuah partisi pada sebuah hard disk sebagai tempat penyimpanan image. Kemudian pilih partisi yang akan dijadikan tempat penyimapan system image Windows 7 pada drop down box yang disediakan. Klik Next untuk melanjutkan.
  6. Create System Image - Pilih Drive Di jendela selanjutnya, Windows akan secara otomatis memilih operating system yang akan dibuat system image-nya. Karena ada komputer saya terdapat dua OS Windows, maka saya harus membuat system image dari kedua OS tersebut. Klik Next untuk melanjutkan. Create System Image - Pilih OS
  7. Selanjutnya, Anda akan menemui sebuah jendela konfirmasi backup (pembuatan system image). Pada jendela tersebut, Anda dapat melihat drive mana saja yang dibackup, jumlah ruang hard disk yang dibutuhkan dan lokasi penyimpanan system image Windows Anda anantinya. Klik Start Backup untuk memulai proses backup.
  8. Konfirmasi Backup
  9. Setelah Anda mengklik tombol Start Backup tadi, maka proses pembuatan system image Windows akan segera dimulai. Tunggu hingga proses selesai. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat system image dari Windows ini tergantung dari ukuran instalasi Windows Anda.
  10. Pembuatan System Image Mulai
Jika poses pembuatan image operating system Anda sudah selesai, Anda dapat menggunakannya kapan pun untuk merecover Windows 7 Anda seperti keadaan pada saat system image ini dibuat. Cara melakukan recovery dengan system image oS Windows ini akan saya bahas pada kesempatan lain. Jadi agar Anda tak ketinggalan dengan tutorial tersebut, silahkan berlangganan artikel blog ini dengan mengklik link bertuliskan Langganan Artikel Melalui Email disebalah kanan blog ini, agar Anda mendapat update langsung ke email Anda.
Sekian tutorial cara membuat system image operating system Windows 7. Semoag bermanfaat dan selamat mencoba!

Cara Membuat System Repair Disc Windows 7 dengan Flashdisk

Sebelumnya saya pernah memposting tutorial cara membuat CD Repair (System Repair Disc) Windows 7. Pada tutorial tersebut, saya menjelaskan langkah demi langkah untuk membuat CD Repair (reparasi) Windows 7 yang berfungsi untuk memperbaiki Windows ketika terjadi masalah seperti gagal start.
Namun, bagaimana jika komputer atau laptop Anda tidak memiliki DVD/CD Drive? Tentu CD repair tersebut tidak bisa membantu Anda sama sekali. Nah, pada artikel komputer kali ini, saya akan menjelaskan cara membuat system repair disc Windows 7 dengan Flashdisk. Tepatnya cara memindahkan CD Repair (Reparasi) Windows ke sebuah flashdisk. Jadi Anda yang tidak mempunyai CD/DVD drive masih bisa memperbaiki kerusakan Windows Anda dengan system repair disc dengan media flashdisk.
Untuk membuat System Repair Disc Windows 7 dengan flashdisk, sebelumnya Anda mesti membuat CD Repair (System Repair Disc dengan media CD/DVD) terlebih dahulu. Cara membuatnya bisa Anda baca di artikel Cara Membuat CD Repair (System Repair Disc) Windows 7.
Namun, seperti yang saya katakan diatas, jika komputer Anda tidak memiliki CD/DVD drive, Anda bisa mendownload file image (.iso) dari System Repair Disc Windows 7 di website Neosmart. Alternatif lain, Anda meminjam komputer teman yang menggunakan Windows 7 untuk membuat CD Repair Windows 7.
Jika Anda sudah memiliki CD Repair Windows 7 ataupun file image (.iso) System Repair Disc Windows 7, kini saatnya Anda membuat flashdisk sebagai system repair disc Windows 7. Ada 2 tahap yang harus Anda lakukan agar flashdisk Anda bisa digunakan sebagai system repair disc Windows, yaitu membuat flashdisk bootable dengan CMD dan mengcopy isi CD Repair atau file image (.iso) yang telah Anda download di Neosmart.com.
Membuat Flashdisk Bootable
Sebelum mengcopy keseluruhan isi CD Repair Windows 7, Anda mesti membuat flashdisk bootable atau bisa digunakan untuk mem-booting komputer. Untuk itu ikuti langkah-langkah berikut:
  1. Tancapkan USB Flashdisk yang akan Anda gunakan sebagai system repair disc ke komputer. Pastikan flashdisk tersebut tidak berisi data penting karena flashdik akan diformat.
  2. Buka Command Prompt (CMD) dengan mengklik Start » Run. Ketik “cmd” (tanpa tanda kutip) dan tekan Enter. Anda juga bisa mengakses CMD melalui Start » All Programs » Accessories » Command Prompt.
  3. Pada jendela CMD, ketik DISKPART dan tekan Enter. Hasil perintah tadi seperti gambar di bawah.
  4. Hasil Perintah Diskpart
  5. Setelah itu, ketik perintah LIST DISK dan tekan Enter. Perintah ini akan menampilkan daftar disk yang ada di komputer. Kenali yang mana flashdisk Anda dan ingat nomor disknya. Pada komputer saya, flashdisk saya adalah pada Disk 2.
  6. Hasil Perintah List Disk
  7. Selanjutnya, ketik perintah SELECT DISK 2 dan tekan Enter. Ganti DISK 2 dengan nomor disk Anda, misalnya DISK 1 atau DISK 3 dan seterusnya tergantung nomor disk flashdisk Anda pada langkah ke-4 tadi.
  8. Hasil Perintah Select Disk
  9. Berikutnya, ketik perintah-perintah berikut secara berurutan. Tekan Enter setiap Anda selesai mengetik masing-masing perintah.
    CLEAN
    CREATE PARTITION PRIMARY
    SELECT PARTITION 1
    ACTIVE
  10. Hasil Perintah Clean
  11. Selanjutnya, ketik perintah FORMAT FS=NTFS dan tekan Enter. Perintah ini akan memformat flashdisk dengan file system NTFS. Proses ini membutuhkan waktu. Tergantung kapasitas flashdisk. Tunggu hingga proses format selesai (100 percent completed).
  12. Hasil Perintah Format
  13. Setelah proses format selesai, ketik perintah ASSIGN dan tekan Enter. Terakhir ketik perintah EXIT dan tekan Enter untuk keluar dari DISKPART.
  14. Hasil Perintah Assign
Proses pembuatan flashdisk bootable telah selesai. Keseluruhan langkah-langkah tadi bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini.
Membuat Flashdisk Bootable Dengan CMD
klik gambar untuk memperbesar

Mengcopy Isi CD Repair atau File Image (.iso)
Setelah flashdisk Anda bootable, kini saatnya mengcopy keseluruhan isi CD Repair Windows 7 atau isi file image (.iso) ke flashdisk. Caranya sangat mudah, cukup copy dan paste saja. Untuk Anda yang mempunyai CD Repair, masukkan CD tersebut ke CD/DVD drive Anda. Buka Windows Explorer dan copy keseluruhan isi CD ke flashdisk. Untuk Anda yang mempunyai file image (.iso) dari system repair disc Windows 7, buka file iso tersebut dengan WinRar. Ekstak file iso tersebut ke sebuah folder. Kemudian copy file hasil ektrak ke flashdisk.
Copy Isi CD
klik gambar untuk memperbesar

Semuanya telah selesai sampai disini. Kini Anda telah memiliki system repair disk Windows 7 dengan menggunakan flaskdisk. Untuk mencobanya, silahkan atur agar komputer Anda boot melalui flashdisk. Setting ini bisa Anda temukan di BIOS. Mengenai bagaimana cara mengatur agar komputer boot dari flashdisk, silahkan baca manual motherboard Anda. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!